Berlin…Berlin..

Bismillahirrahmanirrahim,

Sebulan yang lalu, mbak Iya pulaaang.. bahagiaa sekali, meski hanya 10 hari lumayaaan bisa mengobati rasa kangen. Seharusnya sih 3 minggu di Rumah, tapi berhubung mbak Iya harus kerja..  alhamdulillah.. mbak Iya sudah dapat kerja lagi, mengapa dapat kerja lagi ? ceritanya ada disini, dan barangkali ada yg belum kenal mbak Iya..?? mbak Iya anak paling besar, sedang kuliah di Ibukota, sekilas tentang mbak Iya ada disini

Masih seperti pekerjaan pertama, kerja di salah satu toko pakaian di Mall of Berlin, namanya French Connection, ini nih tokonya 



Kerja part time gitu, seminggu 3 kali selama 3 sampai 4 jam, hasil kerjanya kurang lebih 400 euro, banyak yaaa.. :) Alhamdulillah bisa membantu emak bapaknya sedikit-sedikit. Lagi membayangkan, seandainya di Indonesia memungkinkan para mahasiswa/pelajar bekerja seperti ini.

Kebetulan akhir bulan lalu itu anak-anak libur sekolah selama 1 minggu, kita pun memutuskan untuk jalan ke Berlin, karena mbak Iya sudah wanti-wanti kalau liburan sekolah, kami harus jenguk dia katanya, ndak jadi ke gunung nih buat lihat salju hehe

Ke Berlin mah bukan liburan buat emak bapaknya, karena teteeep harus masak dan nganter-nganter barudak kaditu kadieu. Karena dari awal sudah ada kesepakatan, tidak balanja baju und co, tp boleh belanja buku, jadilah beberapa hari itu nyambangin toko buku, toko bukunya cakeuup, tingkat 3. Disediakan kursi dan sofa untuk baca buku sepuasnya ..!! bahagia sekali anak-anak dan kami juga tentunya emak bapaknya hehe.. Ditambah tempatnya yang enak dan nyaman betahlaaah :D

Dilantai paling bawah eh lantai bawah tanah, ada cafe yang hhmmm nyaman sekali, dinding nya tinggi dihias dengan tumbuhan asli dan gemericik air yang mengalir turun menyusuri dinding dan berakhir di kolam ikan. Nuansa hijau menambah suasana semakin nyaman, membaca buku sambil sesekali meneguk  teh Jasmine, hhmmm … :)

Oh ya toko bukunya itu Dussmann das KulturKaufhaus, bisa kunjungi websitenya http://www.kulturkaufhaus.de

Ndak panjang-panjang aah.. monggo silahkan menikmati sedikit foto-foto selama jenguk mbak Iya..

dibelakang patung “kucing” ini, ada tangga menuju Cafenya



Minumannya mbak Iya





si bungsu cep Atul sedang konsentrasi penuh 😃



Atul di pusat penjualan “Apel” 😁

Oh ya, di Berlin ada Apple  Store, disitu selain kita bisa membeli semuaaa produk Apple, saya sempat galaaauu .. kabita saudara-saudaraaa… tp pendirian saya kukuh, tepatnya kudu wajib kukuh hahaa meski anak-anak gadis manas-manasin emaknya untuk mengganti dengan si angka 6, saya lempeng sajaaa.. Di sana kita pun bisa konsultasi bahkan memperbaiki yg rusak, ya iyalah yg rusak, kalau bener mah ngapain juga diperbaiki hihi *garing* achso ya.. waktu Hp Ina rusak karena jatuh, kita bawa tuh ke sini, trs “tukang” nya lihat depan belakang, pijit-pijit Hp na dan tetep anteng ngga mau hidup, lalu bawa sebentar ke dalam, terus bilang ke Ina “waaah ini mah ngga bisa dibetulin nih.. kumaha yah..?? kamu bawa bon pembeliannya ngga..??”  “Ada” kata Ina. Terus si cakep bermata biru itu baca- baca dan terus dia bilang “ini Hp nya baru 3 bulan, dan masih ada garansi, mau kita ganti dengan yang baru..?” Hurrraaaa Ina langsung cengar-cengir bahagia. Si cakep bermata biru pun bilang “yasud nanti 2 jam lagi kamu ke sini, lalu ambil Hp pengganti yang baru” alhamdulillah… Ngga pake repot dan ribet, padahal beli Hp nya lewat internet dan bukan di toko Iphone.



Ina sama Mbak Iya nunggu Hp baru :D

Aaah saya “maksa” kangmas untuk mampir ke Berliner Dome, itung-itung napak tilas 3 tahun yang lalu, dan mencoba membuat foto seperti 3 tahun yang lalu, hasilnya..? Lumayan miriplaaah…sayang mbak Iya sedang kerja, jadi ndak bisa ikutan :(

Berliner Dome



versi hideung bodas ataw Hitam Putih



atas April 2012 , bawah Februari 2015



kiri April 2012, kanan Feb 2015

boleh dong sedikit narsis..hehe

Ola, Atul und Ina yg melayang :D

Penutup yang ngga bakalan dilupakan nih, waktu anter mbak Iya ke IKEA buat beli lemari kecil, sekilas saya lihat meja dan kaca rias yang cantik.. sambil jalan saya bilang “Yank…itu meja riasnya cantik yaa.. bagus kayanya buat di kamar” eeeh santaaai banget  kangmas bilang “aaahh ngga perlu, mamanya sudah cantik ko..!!” Ngga tau mesti ngomong apa saat itu 😁😄😄😄😋😋

Nürnberg, 26.02.2015

Belajar Mengaji Lagi Yuuuk… ^_^

Bismillahirrahmanirrahim,
Beberapa bulan yang lalu, salah seorang sahabat memberi informasi tentang belajar Tahsin online.
Awalnya saya ndak pede gitu untuk gabung, karena dalam bayangan saya, pasti yang ikut gabung sudah pada pintar mengajinya, sahabat saya menekankan, kalau kita akan belajar dari awal cara pengucapan huruf2 yang benar, sekaligus belajar Tajwid juga.
Lalu saya berfikir lagi, lhaaaa kalau tidak sekarang, kapan lagi ..? Masa sampai sesepuh ini bacaannya ndak sempurna, lancar membaca Al-qur’an belum tentu sempurna, saya sadari betul kekurangan saya ini :(
Kebetulan belajarnya pun tak perlu ke luar rumah. Waktunya pun pas, setelah anak2 dan suami pergi sekolah dan kerja, so saya bisa belajar dengan tenang.
akhirnya Bismillahirrahmanirrahim saya mendaftarkan diri untuk menjadi murid di kelas awal.
Alhamdulillah, satu keputusan yang tepat dan alhamdulillah Allah masih memberi kesempatan untuk menyempurnakan bacaan Al-qur’an saya.
Grup kami terdiri dari 8 orang, kebanyakan dari Jerman, dan satu dari Jepang dan Norwegia.
Ustadzah kami dari Bekasi, beliau sangat ramah dan saat mengajar pun , santai dan kadang bercanda.. aaah bahagiaaa ..ilmu bertambah in sya Allah..saudara pun bertambah 😊

Oh ya Rumah Tahsin ini berpusat di Indonesia, seiring banyaknya permintaan dari saudara2 seiman di LN, maka Rumah Tahsin Indonesia membentuk Rumtan LN, yaitu Rumah Tahsin Luar Negeri, namun tetap dibawah Rumtan Indonesia.

Bagi saudari-saudari seiman yang kebetulan ada di LN, kemarin saya baca di grup RumTa LN, dibuka lagi nih 2 kelas baru,
Hari Rabu jam 16 wib, dan
Hari Jum’at jam 14 wib.
Waktunya disesuaikan dengan waktu dimana kita tinggal, misalnya jam 14 wib itu, berarti jam 8 pagi waktu Jerman.
Jika berminat, silahkan kirim email ke rumtaeropa@gmail.com, pakai bhs Indonesia saja :)
Tuliskan juga nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, pekerjaan, id skype, no WA dan Fb kalau ada.

Ada yg bertanya berapa bayarnya..??
Setiap pertemuan kita bisa berinfaq, mulai 2 euro, 2,5 euro dan boleh lebih, dan kita membayar infaqnya per lima kali pertemuan. Jadi kalau infaqnya 2 euro, dalam 1bulan kita berinfaq sekitar 8 euro/10 euro.
Dan itu nanti dikoordinasi oleh Ketua kls masing2.

Daftar yuuuk… tempat terbatas lhoo… :)
Agar lebih memantapkan hati dan menjadi penyemangat belajar tahsin ini, baca-baca disini
Dan disini yuuk..

Nürnberg, 23.02.2015

IMG_9194-0

It Will Be…. :)

Lagi bikin Mie kocok sambil dengerin lagu lewat Jango, kanalnya Natalie Cole..eeehh denger lagu ini…nice song.. lagunya buat kangmas aaahh…

Hatur nuhun sudah anter-anter istrinya nganterin jualan Pastel dan Kue Talam Ubi kemana-mana..*ketjup2… hab dich soooooo lieb..^_^

“This Will Be (An Everlasting Love)”

Oooh…..

This will be an everlasting love
This will be the one I’ve waited for
This will be the first time anyone has loved me.

I’m so glad you found me in time
And I’m so glad that you recrefied my mind
This will be an everlasting love for me

Loving you is some kind of wonderful
Because you showed me just how much you care
You’ve given me the thrill of a lifetime
And made me believe you’ve got more thrills to spare, oh!

This will be an everlasting love
Oh, yes it will now!

You brought a lot of a sunshine in to my life
You filled me with happiness I never knew
You gave me more joy then I ever dreamed of
And no one, no one can take the place of you

This will be,
you and me,
yes sir-ee
eternally
Hugging and squeezing, and kissing and pleasing,
Together forever throughever whatever.
Yeah yeah yeah you and me

So long as I’m living true love I’ll be giving
To you I’ll be serving cause you’re so deserving
Hey, you’re so deserving, you’re so deserving
yeah yeah yeah Whoooaaah
Love [x18]
From now on [repeat till fade]

Lyric dari http://www.azlyrics.com/lyrics/nataliecole/thiswillbeaneverlastinglove.html

Nürnberg, 15.02.2015

Kue Talam Ubi

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaykum..
Apa kabar semuanyaaa…?? Semoga Allah senantiasa melimpahkan nikmat sehat buat kita semua..aamiin..

Ada yg kangen saya kaaah..?? Dan bertanya2 kemana sayaaa…?? hahhaa bolehlah sedikit ge-er :D
3 Minggu kemarin saya sakit, hampir serumah malahan, dan ternyata di Bayern sedang terjangkit wabah Flu dan batuk, dan ini 5 kali lebih berat dibanding tahun-tahun dulu, ndak heran, ada Sekolah yg diliburkan 3 hari karena banyak murid dan guru yang sakit.
Semoga saja wabah ini segera berlalu… aamiin..
Jadi punteeen…maaf sekali, belum bisa sowan ke rumah sobat-sobat semua.. *salamin satu-satu* :D

Naaah selama sakit itu, kerjaan cuma banyangin makanaaaaan melulu hehe
Kayanya yg ini enak, kayanya kalau makan ini enak, kayanya kalau buat ini gampang dan enak dan seterusnya dan seterusnya :D
Lalu ingat sobat saya pernah memberi cetakan Kue Talam Ubi, yo wes mari kita coba, kelihatannya gampang dan ternyata memang gampang :D
Kebetulan hari Minggu ada pengajian rutin, yo wes… bikin Talam Ubi saja deh, alhamdulillah ada “adik” yang bantuin membuat 2 resep .. Danke ya Tin.. 😘😘

Mulai yuuk ..
Bahan:
Lapisan Ubi:
300 g ubi jalar, kupas
60 g tepung kanji
50 g tepung beras
120 g gula pasir
250 ml santan kental, dari 1 butir kelapa
1 sdt agar-agar bubuk
½ sdt garam

Lapisan Santan

150 ml santan kental, dari ½ butir kelapa
5 sdm air panas
3 sdm tepung beras
1 sdm tepung kanji
½ sdt garam

Cara Membuat:
Olesi 27 cetakan kue talam dari plastik (berukuran cucing). Olesi minyak goreng tipis- tipis. Sisihkan.
Lapisan ubi: Kukus ubi hingga lunak. Angkat. Haluskan selagi panas, campur bersama tepung beras, tepung kanji, santan, agar-agar, gula, dan garam. Tuang adonan ke dalam cetakan-cetakan hingga ¾ tinggi cetakan.
Kukus di atas api kecil hingga matang (± 10 menit). Angkat. Diamkan dalam dandang.
Lapisan santan: Tuang ke atas lapisan ubi (¾ cm). Kukus kembali hingga santan matang (± 15 menit). Angkat. Sajikan panas.
Untuk 27 buah

Kata sebagian teman-teman sih, kurang manis sedikiiit saja lapisan Ubi nya, jadi bisa ditambahkan takaran gulanya menjadi 140 gr.
Padahal khan ada saya tuh, sambil makan sambil lihat saya, dijamin dah jadi tambah maniiiis… keresek mana…?? Kereseeeek…??!!! Hahahhaa

Ini penampakannya

2015/02/img_8841.jpg
Karena bahannya masih lumayan banyak, sementara cetakan talamnya masih digunakan, dan sudah agak malam, yasud..ya sudah pakai cetakan kue putu ayu saja deh.. hasilnya lumayan cantik, iya khaaaan….??

2015/02/img_8847.jpg
Kapan-kapan mau bikin dari ubi ungu, kayanya cantik deh :)

Resep di atas, saya ambil disini

Selamat berakhir pekan semuanya….
Sehat-sehat selalu yaaa…
Siap-siap riweuh lagi karena minggu depan anak-anak liburan winter..
Kemana yaaaa… :D

Nürnberg, 13.02.2015

Si Manis Yang Berlapis, Kue Lapis Pandan.

Bismillahirrahmanirrahim…

Tahun 2014 itu buat saya ngga lepas dari kukusan, sagalaaaa dikukus… pokoknya mah ada makanan yg mesti dikukus buatnya, pasti langsung dicoba, ndak tau kesambet apa ko demen sekali ngukus..eiit yang pasti bukan disambit kukusan yaaa..benjol bonyok kalau disambit kukusan maaaah hahaha *garing deh* :D

Waktu ada undangan pengajian di luar kota, teman ada yang buat Kue Lapis seperti yang dijual di Pasar-pasar gitu, langsung dong tanya resepnya, Danke mbak Gun buat resepnya…
Besoknya belanja ke Toko Asia, beli santan instan, beli tepung Kanji, dan daun Pandan, Endomih, Lengkuas, Cabe rawit, Serai…eehh ko keterusan :D
Ngebuut naek sepedahnya juga saking ngga sabar ingin cepat2 buat terus dipamerkan dooong *paraaaah*
Jahat sebetulnya aplot foto2 makanan indonesia atau jajanan Pasar itu, karena sobat-sobat saya di Jerman jadi pada mau, dan banyaknya pada males buatnya eeh bukan males sih, mungkin ndak ada waktu atau ndak kumplit barangnya/bahannya.
Dan ini menjadi peluang buat saya jadi tukang jualan jajanan pasar di Nuremberg hahay..
Udah aah pengantarnya, jadi begini resepnya.

Bahan :
600 gr tepung kanji
1100 ml santan
500 gr gula pasir
garam sedikit
Pasta pandan secukupnya.
Daun pandan

Caranya :
Siapkan loyang yg muat di dandang ya, olesi minyak, sisihkan.
Masak santan dan gula pasir plus garam dan daun pandan.
Setelah dingin, tuangkan sedikit demi sedikit ke tepung kanji.
Aduk rata, kalau perlu disaring, biar ndak ada gumpalan.
Bagi dua adonannyanya, satu beri warna hijau.
Kalau mau warna merah/coklat bisa juga.
Panaskan dandang, lalu panaskan loyang 10 menit, lalu angkat, tuangkan adonan selang seling, satu lapis kurang lebih 5 menit. Tutup dandang, dilapisi serbet/lap, biar airnya ndak netes2.
Setelah adonan habis, kukus lagi selama 30 menit.
Oh ya resep ini disesuaikan dengan selera saya, gulanya saya kurangi.
Jangan lupa, setiap mau menambahkan lapisan, adonan diaduk lagi ya, biar ndak ada tepung mengendap :)

Selamat mencobaaa..

Ini seperti kue kapis di pasar lhooo… bisa dilepas satu2, berasa balik ke jaman anak-anak, makannya dinikmatiii banget, dilepas satu-satu terus haaap..haaap masuk mulut.. hmmm nom-noooom… :D

2015/01/img_8623.jpg

Selamat berakhir pekaan…sehat-sehat selalu ya..

Oh ya sebelum lupa, resep ini saya dapat dr teman, dan teman tidak menyebutkan sumbernya, kalau ada sahabat-sahabat yang kebetulan tahu sumber resep ini, tolong beritahu saya ya…biar saya bisa cantumkan sumber aslinya… hatur nuhuun… :)

Nürnberg, 23.01.2015

Bolu Kukus Gula Merah praktis

Bismillahirrahmanirrahim..

Again…?? Lagiiii…??? schon wieder..??? Ngga boseeen…?? Ngga laaah hehehe
Ini saya coba resep bolu kukus praktis dari mamanya Prema, tanpa telur dan tanpa Mixer.. Aduk-aduk pakai sendok doang..

Bahannya :
– 250 gr terigu
– 250 gr gula merah [saya pakai yg
bubuk]
– 150 ml air
-100 ml minyak
– 1/2 sdt bakingpowder
– 1/2 sdt soda kue

Caranya :
Cairkan gula merah dengan air panas lalu saring dan dinginkan sebentar.
Campur semua bahan jadi satu sampai tercampur rata.
Masukkan ke cetakan lalu kukus dengan api besar 15 menitan.

Hasilnya..?? Alhamdulillah mekar sempurnaaaa…

2015/01/img_8472.jpg

Selamat mencobaaa dan wilujeng berakhir pekaaan.. :)

Nuremberg, 18.01.2015

Bolu Kukus ooh Bolu Kukus

Bismillahirrohmanirrohim…

Saya dari jaman dulu paling maleeeees bikin kue bolu kukus, kenapa males..?? Lhaaa setiap bikin ko mingkem semua alias jamedud alias cembetut dan judesnya minta dilempar, ngga mau sedikitpun memperlihatkan senyumnya, meskipun segaris doang …beda sama yang bikinnya dah, orangnya ramah, baik hati, murah senyum dan pandai menabung ..hiaaahahaha….*perlu keresek..??* 😄😄😄

Tapi akhir-akhir ini, mulai akhir tahun deh, jiwa satria saya tertantang untuk menaklukkan keangkuhan si Bolkus ini..eeeaaaa … soooo…buka-buka semuaaaa resep bolu kukus dengan judul bolu kukus mekarlah, bolu kukus tertawa lah..bolu kukus lembut mekar lah, bolu kukus terbahak-bahaklah.. semuaaaa saya baca…baca doaaang belum bikinnya mah heuheu..
Yang bikin males lagi karena semuaaa resepnya pakai Tbm lah, Sp lah..semacam bahan kimia buat pengembang kue yang lumayan sulit didapat di Jerman, dan yg bikin ragu itu ya kehalalannya..

Sampai pada satu resep bolu kukus yg bisa dibuat tanpa tbm/sp.
Semangat pisan nyoba, pas masukkin ke dandang pake berdoa dengan khusyu… berharap si bolkus mau tersenyum kalau bisa tertawa..
15 menit kurang lebih berlalu, dag dig dug doong hatinya, bismillah buka tutupnya daaaaan tarraaaaaa…mereka tertawa renyah padakuuuu…. Oohhh bahagia dan terharunyaaa… Ok yg ini terakhir mah lebay :D
Ini nih penampakan Bolu Kukus Gula Merah saya

2015/01/img_8420.png

Ada yang mau resepnya..? Ini yaaa
Bahannya :
– 250 gr terigu
– 250 gr gula merah,
– 200 ml air panas
– 2 btr telur
– 1/2 sdt Baking Soda
– 1/2 sdt Baking Powder
– 50 ml minyak goreng

Caranya :
– lelehkan gula merah dgn air mendidih, lalu saring.
– satukan tepung dgn BS dan BP saring.
– kocok telur sampai ngembang, lalu masukkan campuran terigu.
– masukkan pelan2 gula merah, lalu minyak goreng, aduk.
– masukkan ke dalam cetakan Bolu kukus, lalu kukus.
Oh ya kukusannya harus sudah puanas banget yaaa… Daan jangan dibuka2 sebelum waktunya selesai.
Tapi kalau mau dibuka sebelum waktunya mah mangga saja, biar tau
kenapa ngga boleh hehe

Oh ya saya dapat kiriman resep dari sahabat saya mamanya Prema, beliau bikin bolu kukus gula merahnya tanpa telur dan ngga pake mixer, kerennya..kapan-kapan mau saya coba juga dan dipamerkan dimari 😁
Ini Resepnya :
Bahan :
250 gulmer cairkan dengan 150 ml air. Saring. Dinginkan
(Aku kurangin tadi gulanya, takut kemanisan)
250 gr terigu
100 ml minyak
1/2 sdt BP
1/2 sdt BS

Caranya
Aduk rata semua bahan, masukkan kecetakan
panaskan kukusan sampai beruap banyak. Kukus kue 15 menit dengan api besar.

Mangga wilujeng nyobian, selamat mencoba.. kayanya mending pakai resep mamanya Prema deh, praktis soalnya hihi

Oh ya resep saya mah sumbernya dari sini