Pulang

Bismillaahirrohmaanirrohim…

“Hidup seperti halnya sebuah garis lurus, yang tidak akan pernah kembali ke masa yang lalu…

Hidup bukan lah bulatan bola…yang bergulir dan tak berpangkal dan tak berujung…

Hidup merangkak terus, dan semakin mendekati ke titik terakhir..

dan setiap langkah, hilanglah jatah menikmati hidup,

nikmat dunia….

Pesan Nabi tentang mati

Jangan takut mati karna pasti terjadi

Setiap insan pasti mati

Hanya soal waktu….

Begitu sebagian dari lagu Bimbo yang berjudul “Hidup dan Pesan Nabi”

Jika teringat akan “pulang” bergetar tubuh mengingat perjalan panjang yang akan kutempuh…

Terbayang bagaimana diriku saat menanti penyempurnaan pahalaku, kala ku ingat betapa sangat sangat sedikitnya amal saleh dan betapa sangat teramat banyak dosa yang telah aku perbuat.

Astaghfirullah al’adzim……….

 

Ya Allah….demi jiwaku dalam genggaman-Mu,ampuni hamba atas segala dosa yang telah hamba lakukan….

Ya Allah….Engkau Robb Yang Maha Penyayang, bantu hamba untuk selalu dekat dengan Kasih Sayang-Mu

Yaa..Allah..Engkau Maha Pencipta, Engkau Maha Memulai…Engkau Maha Mengakhiri, Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang….

Demi nafas dan jiwaku yang ada dalam genggaman dan Kuasa-Mu…Masukkan hamba ke dalam golongan orang-orang yang selalu istiqomah terhadap Dzat-Mu… dan selalu taat pada semua perintah-Mu..agar hamba mampu menatap wajah-Mu bila diri kembali kehadirat-Mu…

Aamiin Yaa Robbal Alamin.

Setiap yang bernyawa pasti merasakan mati, Dan sesungguhnya pahala kamu akan disempurnakan pada hari kiamat. 

Barang siapa yang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka dia sesungguhnya telah beruntung. Kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”  (Q.S. Ali Imran : 185)

Nürnberg, 21.11.2011

 

Iklan

Damai dalam Maghfirah-Mu

Ke samping

Mata ku berkaca-kaca menatap sebuah buku yang tertutup tipis lapisan debu.

Ragu kulangkahkan kaki ku….

bergetar tanganku saat ku raih lalu kudekap erat buku itu.

Lembut perlahan ku usap debu yang menyelimuti permukaannya…

ada rasa perih dan sesak didadaku.

Perlahan kubuka helai demi helai,

kutelusuri huruf yang pernah begitu akrab dimataku beberapa waktu lalu….

Entah sudah berapa lama tak kulantunkan kalimat-kalimat indah di buku itu….

Tetes demi tetes air mataku membasahi halamannya….

bergetar bibirku saat kucoba mengeja setiap kata-katanya…

bergetar bibirku saat kucoba melantunkan kalimat-kalimat indah itu….

namun hanya suara kering dan terbata-bata yang keluar dari bibirku.

Ya Allah…..

Kapan terakhir kupanggil nama-Mu, ketika resah merampas ketenanganku..

Kapan terakhir kupanggil nama-Mu, ketika kutersesat di belantara gundahku…

Kapan terakhir kusebut nama-Mu ketika hatiku keras, hingga air mataku

tak sanggup jatuh menitik…

Ya Allah..ya Robbi…terjawab sudah galau dan resah hati ini.

Lama kucari jawabnya…namun hari ini kutemukan jawabannya…

Kucoba dan terus kucoba melantunkan rangkaian huruf yang terbingkai agung dalam

kalimat-Mu…

sehingga damai ini kutemukan kembali…

—————————-

 

Q.S. Ar-Rad :28 yang artinya :”(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram”

Nürnberg, 22.11.2011

 

 

 

Be Strong ^_^

Galeri

“TIdak sekalipun nafas yang engkau hembuskan, kecuali di dalamnya ada ketentuan Allah yang berlaku atas dirimu…” …………………………….. Kulihat pantulan diri di cermin….kuyu..lesu…dengan mata yang sembab ..kuhela nafas panjang seraya bertanya pada diri sendiri “ada apa dengan dirimu?”  Seandainya aku boleh … Baca lebih lanjut