Damai dalam Maghfirah-Mu

Mata ku berkaca-kaca menatap sebuah buku yang tertutup tipis lapisan debu.

Ragu kulangkahkan kaki ku….

bergetar tanganku saat ku raih lalu kudekap erat buku itu.

Lembut perlahan ku usap debu yang menyelimuti permukaannya…

ada rasa perih dan sesak didadaku.

Perlahan kubuka helai demi helai,

kutelusuri huruf yang pernah begitu akrab dimataku beberapa waktu lalu….

Entah sudah berapa lama tak kulantunkan kalimat-kalimat indah di buku itu….

Tetes demi tetes air mataku membasahi halamannya….

bergetar bibirku saat kucoba mengeja setiap kata-katanya…

bergetar bibirku saat kucoba melantunkan kalimat-kalimat indah itu….

namun hanya suara kering dan terbata-bata yang keluar dari bibirku.

Ya Allah…..

Kapan terakhir kupanggil nama-Mu, ketika resah merampas ketenanganku..

Kapan terakhir kupanggil nama-Mu, ketika kutersesat di belantara gundahku…

Kapan terakhir kusebut nama-Mu ketika hatiku keras, hingga air mataku

tak sanggup jatuh menitik…

Ya Allah..ya Robbi…terjawab sudah galau dan resah hati ini.

Lama kucari jawabnya…namun hari ini kutemukan jawabannya…

Kucoba dan terus kucoba melantunkan rangkaian huruf yang terbingkai agung dalam

kalimat-Mu…

sehingga damai ini kutemukan kembali…

—————————-

 

Q.S. Ar-Rad :28 yang artinya :”(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram”

Nürnberg, 22.11.2011

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s