2015 in review

Penasaraaaan ko ngga terima rapot sementara sobat-sobat sufah banyak yang terima, tp emang bukan murid teladan sih yg rajin hehe

Dibantu sama kang Assa nih, jd bisa tau rapot saya yg masih ditahan Kepala Sekolah 😀  Hatur nuhun ya kang, hatur nuhun juga buat semua sahabat-sahabat yg setiaaa ngintilin saya. Mudah-mudahan tahun ini semakin rajin menulis, nunggu sembuh dulu nih.

Oh ya besok insyaAllah semua yg minta kartu pos saya kirim, punteen telat kirimnya. Tapi ada 4 oranh yang sudah saya kirim, dan mas Ryan sudah terima kartu posnya setelah 3 mingguuuu..!! 😱😱😱😱 mudah2an yg 3 itu keterima. 

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 31.000 kali di 2015. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 11 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Iklan

Garmish-Partenkirchen

Bismillahirrohmanirrohim,

Sudah akhir pekan lagi ya…semoga Allah senantiasa melimpahkan nikmat iman dan sehat buat kita semua..aamiin..
Kali ini mau cerita sedikiiiiit tentang satu daerah di Bayern/Bavaria yang terkenal dengan keindahan pegunungannya. Naaah, musim panas lalu, kita jalan-jalan lagi ke Daerah ini, setelah kita menolak jalan-jalan ke Praha. Tawaran kangmas itu jalan ke Gunung atau ke kota negara sebelah Praha, tawaran ini muncul ketika kangmas lihat kanjeng putri eh istrinya sepertinya sudah butuh piknik hihi .. Tawaran ke Praha langsung ditolak hehe, sudah kebayang,  ya kota2 di Eropa ya begitu2 saja, dan yg pasti mah anak-anak kurang suka, apalagi kangmas sama si bungsu cep Atul hehe Kalau sama Gadis2 mah mereka suka-suka saja sih, soalnya ujung-ujungnya ya belanjaaaaa huhuhu pegang dompet erat-erat.  Dan ternyata yg gadis-gadis malah milih ke Gunung dibanding ke kota, yo wes cap cus kata bhs Indonesia jaman sekarang mah 😄

Tujuan pertama itu ke salah satu gunung yang tidak terlalu tinggi sekitar 2200 meter lah. Nama daerahnya Mittenwald, mangga bisa tengok2 disini. Mendaki ? Ya iyalaaaah tapi setelah kita digerek ke atas, bayar sekian euro, lupa berapa dan tinggal lanjut sekitar 300 meteran hihi, eiit tapi jangan dikira itu ngga bikin hah heh hoh…cape kakaaaaak *euuh demen pisan saya nulis kakaaaak hari ini* hihi

Ada beberapa jalur yang bisa diambil, dari jalur hijau eeh jalur yang agak curam buat sampe ke puncaknya, atau menengah atau yang mudah, dan tentu saya pilih yang mudah dooong, meski mudah teteeeep hah heh hoh ..maklum faktor U hahay… Naeknya mah okelaaah, pas lihat ke bawah, halaaaaah ko takut ngegelinding sayaaaah, tapi masa kalah sama Kambing sih..?? Lho Kambing..?? ho oh kita ketemu rombongan Kambing yg santai bangeut merumput di lereng2 gitu, ya Alloooh saya lihatnya saja serem2 merinding gitu, dan mereka diketuai sama Kambing yang gagah, cakep dah 😍😍

Di atas, bertemu dengan perbatasan antara dua negara, Jerman dan Austria, ayooo berat yang manaaa..??? Pilih Jerman apa Austria..??? Indonesia dooong jawaban pastinya haha

IMG_1008.JPG

Saya jalan dr bawah sini niih..heh..hoh..

IMG_1028.JPG

IMG_1034.JPG

Puncaknya masih jauuuuuh..heh..hoh..

IMG_1039.JPG

IMG_1462.JPG

Lagi akur, Ina sama Atul 😀

IMG_1010.JPG

IMG_1445

si Ganteng 😀


IMG_1005.JPG

Ola, Ina, Atul sudah sampai puncak.


IMG_1058.JPG

Pilih mana ?

IMG_1068.JPG

IMG_1073.JPG

“Gerekkannya ” 😀

Setelah puas futu-futu, turun kita buat makan siang, lanjut ke yang namanya Partnachklamm.  Kata mbah Wikipedia mah gini nih keterangan singkatnya,
The Partnach Gorge (German: Partnachklamm) is a deep gorge that has been incised by a mountain stream, the Partnach, in the Reintal valley near the south German town of Garmisch-Partenkirchen. The gorge is 702 metres (2,303 ft) long and, in places, over 80 metres (260 ft) deep. It was designated a natural monument in 1912. Kompletnya bisa tengok dimari. Indaaaah…cantiik…basaaaah.. dan saya membayangkan saat Winter nanti, terbayang air yang beku menggantung diantaranya, pasti cantik, dan saya pun mencarat WAJIB KESINI LAGI KALAU WINTER..!! Nah pake hurup gede semua biar inget hihi… Foto-foto duluuu…


Pulang ke Hotel, di daerah Oberammergau, kembali mata dimanjakan dengan pemandangan yang masyaAllah cantiknya, bikin adem jiwa cieeee..

Di Hotel kita diskusi lagi, mau kemana nih besok..? ke kota kecil atau ke gunung lagi ? Jawaban kita mah ke Gunung lagiiiii…!! Kali ini ke tempat yang sama 2 thn yang lalu ke Zugspitze, gunung tertinggi di Jerman, ketinggiannya sekitar 2950 m, mendaki oohh tidak atuuuh, kembali kita “digerek” ke atas, yang sukses juga bikin gemeteran kaki lihat pemandangan ke bawah hehe. Sebetulnya ada 2 cara sih, pakai kereta menyusuri desa lalu masuk ke dalam perut Gunung, dan itu sudah kami alami 2 thn yang lalu, komplit tentang gunung ini mangga lihat didieu 🙂

IMG_1338

IMG_1193

Lumayan sport jantung juga

IMG_1203IMG_1280IMG_1215

IMG_1432 (1)

Salju di musim panas 🙂

IMG_1339IMG_1221IMG_1220IMG_1297

IMG_1293

Ngga tau lagi ngapain haha 


IMG_1357

Banyak cintah di ketinggian 2950 kaki ahaayyy..

Ditengah perjalanan pulang, ketemu Danau yang cantiik..aaahh emang daerah pegunungan ini dikelilingi danau yang benar-benar cantik 🙂

IMG_1448IMG_1449

IMG_1383 (1)

Hihi aja deh 😀

Cukuplah ceritanya, mangga selamat menikmati foto-fotonya, dan terakhir, nanti saya mau bagi2 postcard nih, kebetulan beli bbrp postcard, plus ada kartu post kota dimana saya tinggal Nürnberg dan dua kota tua yaitu Bamberg dan Kota inspirasi Pinokio Rothenburg o.d.Tauber
5 komentar pertama langsung dapat Postcard dan boleh milih, yang ke 6 selanjutnya, kalau banyak yang komentaaaar, diundi yaaaa… nanti saya tambah lagi 3 postcart deh..:)IMG_2490 Nürnberg,27.11.2015

Herbst 2015

Bismillahirrohmanirrohim..

Lama ya saya ngga ke rumah ini, dududu mau diceritakan alasannya pastinya lebaaaay sekali.

Yo wes langsung saja deh, musim gugur tahun ini, saya beneraaaan ngga muud buat “berburu” foto-foto indahnya musim gugur, ya itu dudududu lagi alasannya hehe irgendwann, kapan-kapan cerita deh. 

Kebetulan hari Minggu awal bulan lalu itu, ceraaaah sekali, terus kedip-kedipin kangmas buat nganter ke salah satu taman kota, sampe salah arti kangmas, disangkanya kelilipaaaan hahaha halaaah kurang kedip gimana ni sang istri. 

Sudah jam 3 sore, dan sebetulnya sudah termasuk telat sih, musim dingin gelapnya cepat, jam 5 sudah maghrib, jadi cap cus eeh bener ya cap cus bahasa barudak jaman sekarang kalau langsung pergi itu..?? hehe maklum ketinggalan pesawat melulu kalau soal bahasa gaul mah.

Foto-foto diambil di taman kota Fürth, kota tetangga deket banget. 10 menit sampe. Dan seperti biasa pakai Hp plus diedit sederhana, kontras dan cahayanya, eeeh ada yg pake epek pake P gloom gitu biar berasa gimanaaaa gitu. Sooo semoga berkenan dan suka yaaa.. Ngga terlalu banyak sih, keburu gelaaap. 

   

   
    
    
    
   
Selamat berakhir pekaaan, saatnya menyambut si putih salju yang kabarnya minggu ini turun, herzlich willkommen Winteeer ❄️❄️❄️

Nürnberg, 20112015

si Hitam manis Bolu Kukus Ketan Hitam

Assalamu alaykum wr wb

Lamaaaaa ya saya ngga ke rumah sini, 2 bulan..?? 3 bulan…?? bahkan lebih..?? *narik nafas panjang*  Alasannya kenapa ndak menulis..? buanyaaaak sekaliii…kalau ditulis satu persatu malah ngga bakalan jadi menulis tentang Bolu Kukus Ketan Hitam, tp isinya curcol semuaaaa hihi

Oh ya apa kabar semuanya..?? Semoga  Allah SWT senantiasa melimpahkan nikmat sehat buat para sahabat semuanya…aamiin…

Mulai yaaa… awal membuat Bolu Kukus Ketan Hitam ini sih ndak sengaja, pengennya mah bikin Bolkus Gula Merah yang praktis, tapi pas buka laci dapur, eeeh lihat ketan hitam ini, ya sudah coba saja deh, resepnya sih dari resep Gula Merah Praktis saya yang ada  disini, hanya tepungnya daya ganti dengan Tepung Ketan Hitam.

Karena masih coba-coba, saya buat 1/2 resep dulu,

Bahan :
125 gr Tepung Ketan Hitam 

125 gr gula merah ata gula Palem

75 ml air panas

50 ml minyak

1 butir Telur

1/2 sdt BP

1/2 sdt BS

Caranya :

Panaskan Dandang, alasi cetakan bolu kukus dengan kertas roti/kertas buat Muffin

Seduh Gula merah dengan air panas, saring lalu dinginkan. Campur tepung ketan hitam, Baking Soda dan Baking Powder, diayak yaa biar cantik, lalu masukkan air gula sedikit sedikit sambil diaduk, lalu minyak, terakhir telur. Aduk rata semua bahan, masukkan kecetakan.  Kukus kue 15 menit dengan api besar. 

Hasilnya…??  legit dan aroma Ketan hitamnya yg hhmmm enak…enak..enaaaak hehe. Hanya mekarnya ndak seheboh Bolu kukus gula merah yg biasa, apa karena tepung Ketan hitam teksturnya beda ya… agak kenyal tapi  tetap lembut ko.. Jadilah sore ini semakin sempurna karena ditemani Si Hitam manis, si Putih cantik dan si coklat muda yang gurih. Ada yg bisa jawab kebapa ada si Putih dan si coklat muda..?? hehe Mangga  atuh silahkan kalau mau dicoba mah… 😊

Oh ya sepertinya akan lebih lembut kalau tepungnya dicampur tepung terigu biasa, misalnya 25 gr tepung terigu, dan sisanya tepung ketan hitam 🙂

Postingan ini juga sekaligus ikutan GA nya Pakde,

hatur nuhun eda Monda sudah ngajakkin saya buat ikutan, sekaligus melatih keberanian ikutan GAnya Pakde Sepotong Kue Buat Pakde *peluk-peluk*  

Nürnberg, 5.08.2015

Tempat Mengaji Kami Terbakar

Innalillahi… 😓
kita bantu yuuk…meski tidak besar, tetap akan sangat berarti bagi mereka..
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Q.S Al Baqarah 2:261)

Menembus Langit

image

JAKARTA – Telah terjadi kebakaran di jalan Jati Bunder Dalam RT 10-16 RW 014, Tanah Abang – Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2015). Kebakaran ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.25 WIB. Hal ini disebabkan adanya korsleting listrik, sehingga banyak rumah warga yang terkena imbasnya. Si jago merah berhasil menghabiskan belasan RT, 2 masjid, 300 rumah habis, dan salah satunya adalah TPA Shirotol Mustaqim, mitra KOMPAQ (Komunitas Pencinta Al-Qur’an) yang telah aktif digunakan untuk belajar mengaji kaum marginal sejak 3 tahun silam.

Seluruh santri Shirotol Mustaqim ini berjumlah 77 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dalam kurun waktu 8 bulan, KOMPAQ hadir untuk mengajar anak-anak TPA Shirothol Mustaqim tiap tahunnya melalui program SERUAN (Sebar Guru Al-Qur’an).

Tentu saja itu bukanlah waktu yang singkat bagi para pengajar SERUAN Tanah Abang ini. Namun, hal inilah yang menjadikan mereka banyak memperoleh ‘pelajaran baru’ ketika mereka mengajar. Belajar dari anak-anak TPA, kondisi lingkungan, dan karakter…

Lihat pos aslinya 210 kata lagi

I do….I do…do..do..do… do… doooo..:D

Bismillah…

Sabtu cerah sekali..langitnya bersih biru..Mataharinya cantik, aahh betapa saya kangen sama sinar Matahari.. foto menyusul deh, biar ngga dibilang hoax hehe..Pagi-pagi baca tulisan mak Nurul tentang Bila Tak Kunjung Menikah, disini nih langsung ingatan melayang ke jaman masih olangan…alhamdulillahnya belum ada jaman galau waktu itu, meski usia sudah merangkak ke usia 30 hehee…gimana atuh ya, belum nemu yang sreg di hati..dan orang tua plus saudara-saudara sudah mulai eh sering nanya..kapaaan??? …kapaaan..?? cari yang gimanaa ??… mau dicarikan..?? yang itu kurang apa..?? yang ini kurang apa..?? haha Terus inget lagu ini nih..kayanya rada2 mewakili deh..:D

It’s always been about me, myself, and I
I thought relationships were nothing but a waste of time
I never wanted to be anybody’s other half
I was happy saying I had love that wouldn’t last
That was the only way I knew ’til I met you

You make we wanna say
I do, I do, I do, do do do do do do do
Yeah, I do, I do, I do, do do do do do do do
Cause every time before it’s been like
Maybe yes and maybe no
I can live without it, I can let it go
Ooh what did I get myself into?
You make we wanna say I do, I do, I do, I do, I do, I do

Tell me is it only me
Do you feel the same?
You know me well enough to know that I’m not playing games
I promise I won’t turn around and I won’t let you down
You can trust I’ve never felt it like I feel it now
Baby there’s nothing, there’s nothing we can’t get through

So can we say
I do, I do, I do, do do do do do do do
Oh baby, I do, I do, I do, do do do do do do do
Cause every time before it’s been like
Maybe yes and maybe no
I won’t live without it, I won’t let it go
What more can I get myself into?
You make we wanna say

Me, a family, a house, a family
Ooh, can we be a family?
And when I’m eighty years old I’m sitting next to you

And we’ll remember when we said
I do, I do, I do, do do do do do do do
Oh baby, I do, I do, I do, do do do do do do do
Cause every time before it’s been like
Maybe yes and maybe no
I won’t live without it, I won’t let us go
Just look at what we got ourselves into
You make we wanna say I do, I do, I do, I do, I do, I do,
Love you

lyricnya minjem dari http://www.magistrix.de/lyrics/Colbie%20Caillat/I-Do-1119375.html

Wilujeng berakhir pekan… semoga penuh berkah, sehat selalu..

Nürnberg, 07.03.2015

Isyarat kaah…??

Bismillahirrohmanirrohiim..

Inikah isyarat kangmas agar nambah anggota keluarga..?? Semoga saja tidak..hahaha.. cukup si Unyil dan si Cemiw sajalah yang kangmas gendong2 sepuasnya… 

di bawah ini, si Unyil masih kecil 😀

Mesranyaaaa.. 😸😸



emak dan Cemiw 😀



Cemeng yg ngga pernah mau digendong 😸

Kalau ada yg tanya kami anaknya berapa..?? jawabnya pasti 7 …!!

3 gadis dan 4 laki-laki hihi karena bagi kami, Cemeng, Cemiw dan Unyil sudah bagian dari keluarga kami.. Wir lieben Katzen soooo sehr.. 😻😻😽😽

Saya akan marah besar jika membaca ada orang yg menyakiti Kucing, so hati-hati jika menulis tentang Kucing, apalagi sampai disakiti…!! *taringnya keluar daah* Jika memang tidak bisa menyayangi mereka, tolong biarkan saja mereka jangan sakiti mereka.. Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda, ‘orang yang penuh cinta kasih, akan dikasihi oleh Ar-Rahman [Allah SWT]. Sayangilah yang ada di muka bumi, niscaya engkau akan disayangi oleh yang ada di Langit.[Hadist Riwayat At-Tirmidzi]

Wilujeng enjing-enjing buat sahabat di Indonesia..semoga hari ini penuh barokah..aamiin..

Nürnberg, 03.03.2015