Garmish-Partenkirchen

Bismillahirrohmanirrohim,

Sudah akhir pekan lagi ya…semoga Allah senantiasa melimpahkan nikmat iman dan sehat buat kita semua..aamiin..
Kali ini mau cerita sedikiiiiit tentang satu daerah di Bayern/Bavaria yang terkenal dengan keindahan pegunungannya. Naaah, musim panas lalu, kita jalan-jalan lagi ke Daerah ini, setelah kita menolak jalan-jalan ke Praha. Tawaran kangmas itu jalan ke Gunung atau ke kota negara sebelah Praha, tawaran ini muncul ketika kangmas lihat kanjeng putri eh istrinya sepertinya sudah butuh piknik hihi .. Tawaran ke Praha langsung ditolak hehe, sudah kebayang,  ya kota2 di Eropa ya begitu2 saja, dan yg pasti mah anak-anak kurang suka, apalagi kangmas sama si bungsu cep Atul hehe Kalau sama Gadis2 mah mereka suka-suka saja sih, soalnya ujung-ujungnya ya belanjaaaaa huhuhu pegang dompet erat-erat.  Dan ternyata yg gadis-gadis malah milih ke Gunung dibanding ke kota, yo wes cap cus kata bhs Indonesia jaman sekarang mah 😄

Tujuan pertama itu ke salah satu gunung yang tidak terlalu tinggi sekitar 2200 meter lah. Nama daerahnya Mittenwald, mangga bisa tengok2 disini. Mendaki ? Ya iyalaaaah tapi setelah kita digerek ke atas, bayar sekian euro, lupa berapa dan tinggal lanjut sekitar 300 meteran hihi, eiit tapi jangan dikira itu ngga bikin hah heh hoh…cape kakaaaaak *euuh demen pisan saya nulis kakaaaak hari ini* hihi

Ada beberapa jalur yang bisa diambil, dari jalur hijau eeh jalur yang agak curam buat sampe ke puncaknya, atau menengah atau yang mudah, dan tentu saya pilih yang mudah dooong, meski mudah teteeeep hah heh hoh ..maklum faktor U hahay… Naeknya mah okelaaah, pas lihat ke bawah, halaaaaah ko takut ngegelinding sayaaaah, tapi masa kalah sama Kambing sih..?? Lho Kambing..?? ho oh kita ketemu rombongan Kambing yg santai bangeut merumput di lereng2 gitu, ya Alloooh saya lihatnya saja serem2 merinding gitu, dan mereka diketuai sama Kambing yang gagah, cakep dah 😍😍

Di atas, bertemu dengan perbatasan antara dua negara, Jerman dan Austria, ayooo berat yang manaaa..??? Pilih Jerman apa Austria..??? Indonesia dooong jawaban pastinya haha

IMG_1008.JPG

Saya jalan dr bawah sini niih..heh..hoh..

IMG_1028.JPG

IMG_1034.JPG

Puncaknya masih jauuuuuh..heh..hoh..

IMG_1039.JPG

IMG_1462.JPG

Lagi akur, Ina sama Atul 😀

IMG_1010.JPG

IMG_1445

si Ganteng 😀


IMG_1005.JPG

Ola, Ina, Atul sudah sampai puncak.


IMG_1058.JPG

Pilih mana ?

IMG_1068.JPG

IMG_1073.JPG

“Gerekkannya ” 😀

Setelah puas futu-futu, turun kita buat makan siang, lanjut ke yang namanya Partnachklamm.  Kata mbah Wikipedia mah gini nih keterangan singkatnya,
The Partnach Gorge (German: Partnachklamm) is a deep gorge that has been incised by a mountain stream, the Partnach, in the Reintal valley near the south German town of Garmisch-Partenkirchen. The gorge is 702 metres (2,303 ft) long and, in places, over 80 metres (260 ft) deep. It was designated a natural monument in 1912. Kompletnya bisa tengok dimari. Indaaaah…cantiik…basaaaah.. dan saya membayangkan saat Winter nanti, terbayang air yang beku menggantung diantaranya, pasti cantik, dan saya pun mencarat WAJIB KESINI LAGI KALAU WINTER..!! Nah pake hurup gede semua biar inget hihi… Foto-foto duluuu…


Pulang ke Hotel, di daerah Oberammergau, kembali mata dimanjakan dengan pemandangan yang masyaAllah cantiknya, bikin adem jiwa cieeee..

Di Hotel kita diskusi lagi, mau kemana nih besok..? ke kota kecil atau ke gunung lagi ? Jawaban kita mah ke Gunung lagiiiii…!! Kali ini ke tempat yang sama 2 thn yang lalu ke Zugspitze, gunung tertinggi di Jerman, ketinggiannya sekitar 2950 m, mendaki oohh tidak atuuuh, kembali kita “digerek” ke atas, yang sukses juga bikin gemeteran kaki lihat pemandangan ke bawah hehe. Sebetulnya ada 2 cara sih, pakai kereta menyusuri desa lalu masuk ke dalam perut Gunung, dan itu sudah kami alami 2 thn yang lalu, komplit tentang gunung ini mangga lihat didieu 🙂

IMG_1338

IMG_1193

Lumayan sport jantung juga

IMG_1203IMG_1280IMG_1215

IMG_1432 (1)

Salju di musim panas 🙂

IMG_1339IMG_1221IMG_1220IMG_1297

IMG_1293

Ngga tau lagi ngapain haha 


IMG_1357

Banyak cintah di ketinggian 2950 kaki ahaayyy..

Ditengah perjalanan pulang, ketemu Danau yang cantiik..aaahh emang daerah pegunungan ini dikelilingi danau yang benar-benar cantik 🙂

IMG_1448IMG_1449

IMG_1383 (1)

Hihi aja deh 😀

Cukuplah ceritanya, mangga selamat menikmati foto-fotonya, dan terakhir, nanti saya mau bagi2 postcard nih, kebetulan beli bbrp postcard, plus ada kartu post kota dimana saya tinggal Nürnberg dan dua kota tua yaitu Bamberg dan Kota inspirasi Pinokio Rothenburg o.d.Tauber
5 komentar pertama langsung dapat Postcard dan boleh milih, yang ke 6 selanjutnya, kalau banyak yang komentaaaar, diundi yaaaa… nanti saya tambah lagi 3 postcart deh..:)IMG_2490 Nürnberg,27.11.2015

Iklan

Berlin…Berlin..

Bismillahirrahmanirrahim,

Sebulan yang lalu, mbak Iya pulaaang.. bahagiaa sekali, meski hanya 10 hari lumayaaan bisa mengobati rasa kangen. Seharusnya sih 3 minggu di Rumah, tapi berhubung mbak Iya harus kerja..  alhamdulillah.. mbak Iya sudah dapat kerja lagi, mengapa dapat kerja lagi ? ceritanya ada disini, dan barangkali ada yg belum kenal mbak Iya..?? mbak Iya anak paling besar, sedang kuliah di Ibukota, sekilas tentang mbak Iya ada disini.

Masih seperti pekerjaan pertama, kerja di salah satu toko pakaian di Mall of Berlin, namanya French Connection, ini nih tokonya

Kerja part time gitu, seminggu 3 kali selama 3 sampai 4 jam, hasil kerjanya satu bulan itu kurang lebih 400 euro, banyak yaaa.. 🙂 Alhamdulillah bisa membantu emak bapaknya sedikit-sedikit. Lagi membayangkan, seandainya di Indonesia memungkinkan para mahasiswa/pelajar bekerja seperti ini.

Kebetulan akhir bulan lalu itu anak-anak libur sekolah selama 1 minggu, kita pun memutuskan untuk jalan ke Berlin, karena mbak Iya sudah wanti-wanti kalau liburan sekolah, kami harus jenguk dia katanya, ndak jadi ke gunung nih buat lihat salju hehe

Ke Berlin mah bukan liburan buat emak bapaknya, karena teteeep harus masak dan nganter-nganter barudak kaditu kadieu. Karena dari awal sudah ada kesepakatan, tidak balanja baju und co, tp boleh belanja buku, jadilah beberapa hari itu nyambangin toko buku, toko bukunya cakeuup, tingkat 3. Disediakan kursi dan sofa untuk baca buku sepuasnya ..!! bahagia sekali anak-anak dan kami juga tentunya emak bapaknya hehe.. Ditambah tempatnya yang enak dan nyaman betahlaaah 😀

Dilantai paling bawah eh lantai bawah tanah, ada cafe yang hhmmm nyaman sekali, dinding nya tinggi dihias dengan tumbuhan asli dan gemericik air yang mengalir turun menyusuri dinding dan berakhir di kolam ikan. Nuansa hijau menambah suasana semakin nyaman, membaca buku sambil sesekali meneguk  teh Jasmine, hhmmm … 🙂

Oh ya toko bukunya itu Dussmann das KulturKaufhaus, bisa kunjungi websitenya http://www.kulturkaufhaus.de

Ndak panjang-panjang aah.. monggo silahkan menikmati sedikit foto-foto selama jenguk mbak Iya..

dibelakang patung “kucing” ini, ada tangga menuju Cafenya

Minumannya mbak Iya

 

si bungsu cep Atul sedang konsentrasi penuh 😃

 

Atul di pusat penjualan “Apel” 😁

Oh ya, di Berlin ada Apple  Store, disitu selain kita bisa membeli semuaaa produk Apple, saya sempat galaaauu .. kabita saudara-saudaraaa… tp pendirian saya kukuh, tepatnya kudu wajib kukuh hahaa meski anak-anak gadis manas-manasin emaknya untuk mengganti dengan si angka 6, saya lempeng sajaaa.. Di sana kita pun bisa konsultasi bahkan memperbaiki yg rusak, ya iyalah yg rusak, kalau bener mah ngapain juga diperbaiki hihi *garing* achso ya.. waktu Hp Ina rusak karena jatuh, kita bawa tuh ke sini, trs “tukang” nya lihat depan belakang, pijit-pijit Hp na dan tetep anteng ngga mau hidup, lalu bawa sebentar ke dalam, terus bilang ke Ina “waaah ini mah ngga bisa dibetulin nih.. kumaha yah..?? kamu bawa bon pembeliannya ngga..??”  “Ada” kata Ina. Terus si cakep bermata biru itu baca- baca dan terus dia bilang “ini Hp nya baru 3 bulan, dan masih ada garansi, mau kita ganti dengan yang baru..?” Hurrraaaa Ina langsung cengar-cengir bahagia. Si cakep bermata biru pun bilang “yasud nanti 2 jam lagi kamu ke sini, lalu ambil Hp pengganti yang baru” alhamdulillah… Ngga pake repot dan ribet, padahal beli Hp nya lewat internet dan bukan di toko Iphone.

Ina sama Mbak Iya nunggu Hp baru 😀

Aaah saya “maksa” kangmas untuk mampir ke Berliner Dome, itung-itung napak tilas 3 tahun yang lalu, dan mencoba membuat foto seperti 3 tahun yang lalu, hasilnya..? Lumayan miriplaaah…sayang mbak Iya sedang kerja, jadi ndak bisa ikutan 😦

Berliner Dome

 

versi hideung bodas ataw Hitam Putih

 

atas April 2012 , bawah Februari 2015

 

kiri April 2012, kanan Feb 2015

boleh dong sedikit narsis..hehe

Ola, Atul und Ina yg melayang 😀

Penutup yang ngga bakalan dilupakan nih, waktu anter mbak Iya ke IKEA buat beli lemari kecil, sekilas saya lihat meja dan kaca rias yang cantik.. sambil jalan saya bilang “Yank…itu meja riasnya cantik yaa.. bagus kayanya buat di kamar” eeeh santaaai banget  kangmas bilang “aaahh ngga perlu, mamanya sudah cantik ko..!!” Ngga tau mesti ngomong apa saat itu 😁😄😄😄😋😋

Nürnberg, 26.02.2015

Rothenburg ob der Tauber, kota kecil nan cantik.

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari Minggu pas sarapan, saya iseng ngajak kangmas ke Rothenburg ob der Tauber, eeeh kata kangmas, yo wes sana ganti baju kita jalan-jalan kesana sekarang.. hurraaaaa…akhirnya kesampaian juga lihat kota yg katanya terkenal kecantikan kota tuanya.
Danke…Danke..Dankeeee .. ‘Yaaank *ketjup2*
Hhmmm sayang sekali anak-anak ndak ada yg mau ikut, alasannya “aaah itu mah desa mamaaa..ngga baguus..” Dasar anak-anak gadis, maunya ke kota gede yg ada mall nya 😀
Alasan lainnya karena hari Minggu, dimana toko-toko tutup semua, Kecuali restoran, tukang roti atau cafe.
Jadi bisa dipastikan jalan-jalan ke desanya rada membosankan mereka.
Yasud, saya sama kangmas saja yg pergi, dan anak-anak katanya mau ngecat rumah, tepatnya mah ruang tamu dan ruang makan yg kebetulan jadi satu, ya jadi satulaaah wong rumahnya juga kecil hehe

Bek tu tema, Rothenburg ob der Tauber ini kota yang terkenal dengan kecantikan kota tuanya, dan pastinya sangat terpelihara, juga merupakan kota yang menjadi inspirasi beberapa film terkenal, diantaranya Pinokio si boneka kayu.
Rothenburg ob der Tauber ini merupakan bagian dari distrik Ansbach, Mittelfranken Bayern Jerman, kurang lebih sekitar 100 km dari tempat kami tinggal, ya kurang lebih 1 jam perjalan menggunakan kendaraan pribadi.
Kota ini banyak sekali dikunjungi wisatawan manca negara, terutama Jepang… !! Sampe heran saya itu, orang Jepang suka sekali ya jalan2 ke kota tua seperti ini.
Kalau ingin jelasnya bisa baca-baca di
http://en.m.wikipedia.org/wiki/Rothenburg_ob_der_Tauber

Memasuki kota tuanya, sepertinya kita benar-benar berada di negara dongeng, begitu malewati pintu gerbangnya, saya hanya bisa berdecak kagum aaaiih cantiknyaaa…
Aaah ngga usah panjang lebar luas dan tinggi deh..mangga selamat menikmati, oh ya seperti biasa jemprat jepretnya pakai Hp, mudah2an bisa menampilkan kecantikan kota ini…

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8390.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8388.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8396.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8406.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8400.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8395.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8394.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8381.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8393.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8391.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8375.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8378.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8332.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8339.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8357.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8338.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8379.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8386.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8387.jpg

Kalau ini gedung Pemerintah daerahnya, embuh kenapa tiap jepret pakai Hp selalu miring huuuh…

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8320.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8340.jpg
Dan ini benteng yg mengelilingi kota tuanya,

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8401.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8404.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8403.jpg
Oh ya cemilan khas kota ini namanya Schneeballen , atau Snow Ball..terigu diuwel-uwel trs digoreng kasih toping macam-macam, rasanya..?? Enakkan Baso goreng kopong cocol sambel deh haha oh ya besarnya macam-macam dr yg diameter 5 cm sampai yg 10 cm 🙂

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8411.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8405.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8385.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8384.jpg
Ini beberapa cendera matanya

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8337.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8392.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8336.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8326.jpg
/>
/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8383.jpg

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8325.jpg
Dan terakhir dan bisa diabaikan adalah penjaga pintu masuk gedung Walikota… numpang tenar aaah heuheuuu

/home/wpcom/public_html/wp-content/blogs.dir/ec1/31403228/files/2015/01/img_8397.jpg

Sebenarnya kurang bisa menikmati, karena cuaca yang mendung sekali disertai angin yang menggelebug, hadeuuuh bahasa naon ieu..ya angin yang gedelah maksudnya, yg bikin jemari dan muka berasa beku kedinginan ,jadi harus balik lagi pas sudah hangat cuacanya.

Daaaan sesampainya di rumah, disambut dengan rumah yang seperti sudah terkena angin menggelebug itu, alias berantakaaaaan dengan bekas-bekas kaki yang sudah nginjek cat dimana-manaa…!!!
Marah..?? Nggalaaah khan sudah di cat rumahnya sama gadis-gadis singsingkan lengan baju, bebereeees..!!
Maaf ngga ada fotonya, soalnya beneran ngga kepikiran mau foto, berantakannya itu lhooo… semua bergeser ke tengah ruangan dan parketnya tergores2… huwaaaa.. Marah..?? Nggalaaaah…
Udah aah penutupnya ko ndak cantik gini ya.. hahaa

Nürnberg, 06.01.2015

Jatuh Bangun Akuuu…

20140131-174538.jpg

Bismillahirrohmanirrohim..
Mau cerita tentang liburan kemaren aaahh.. Mumpung si mud menghampiri padahal lagi migren nat..nut..nat..nut .. 😀

Seperti biasa, akhir tahun itu kita sekeluarga selalu ka gunung, tak lain dan tak bukan untuk memenuhi keinginan anak-anak untuk berseluncur di atas Salju alias main Ski dan Snowboard. Kalau saya mah ya mending liburan ke tempat yang hangat yang penuh dengan tukang Batagor, tukang Lotek tukang Bubur ayam, alias ka Bandung 😀

Seperti tahun lalu, kami memilih Grosser Arber tempat main salju ini, selain tidak terlalu jauh, tempat ini juga paling bagus di Bayern, dan yang paling penting mah ngga terlalu mahal..teteuuuup cari yang rada miring harganya 🙂 Bisa dilihat di http://www.arber.de  Dulu pernah di Austria, memang lebih cantik sih cuma ngga cantik di dompet hehe  asalnya anak-anak ngerengek minta ke Austria lagi, tapi emaknya keukeuh pokoknya kalau mau main ya di Grosser Arber ajaah, setelah diterangin itung2an bareng sama mereka..bla..bla..bla..akhirnya mereka setuju, alhamdulillah, anak jaman kiwari mah ngga bisa nerima mentah, mesti diajak diskusi lalu adu argumentasi dulu, baru deh mereka ngerti kenapa emak bapaknya ambil keputusan ini.

Lalu saya iseng ngajak sobat saya untuk ikut gabung, dan ternyata mereka sangat tertarik, suaminya bilang ” masaaa sudah 12 thn lebih tinggal di Jerman ngga pernah nyobain main Ski..? Kita ikutan mas Tri sama Teh Dewi, dan sekalian kalo bisa di hotel yg sama” begitu katanya.

Alhamdulillah Hotel masih ada kamar kosong. Jadi bareng2 kita menginap di hotel yg sama.. Heboh..?? Uuuh pastiiii… Eehh tambah seru, ternyata Kakak nya Yoga yang tinggal di Stuttgart Mas Rinto dan keluarga juga tertarik untuk gabung..makin seruuu deehh…sayang di foto bareng-bareng, Mas Rinto sama mbak Letty keburu balik ke Hotel, anaknya si lucu Tammy kedinginan.
Naaah biasanyaaa saya hanya jadi penonton saja ndak pernaaah ikutan main Ski, paling ya kaya Noni gitu seluncuran doang sambil tereak2 dan tertawa bareng kang mas, biasanya balapan kitaaa hehe
Kali ini berbeda niih.. Ola bilang “maaaa du musst ski fahren” ( maaa.. kamu harus main ski)  awalnya nolak mentah-mentah doong  wong emaknya main esketing aja ndak bisa, jatoh meluluu kapooook…!!
Eeh dipaksa-paksa, terus dibujukin jg sama  Sophie dan Yoga, “ayooo Teeh main ski.. biar ngga penasaraaan”
*Itung bulu si cemeng* “ikut..jangan..ikut..jangan..” akhirnya ikut jugaaa setelah dibujukin kang mas.

Sempat terbersit pertanyaan nih ” saljunya ada ngga yaa..?” Soalnya di sebagian besar Jerman dan di Nürnberg mah ngga bersalju,  winternya hangat malahan. Sempat bercanda juga, kalau ndak ada salju mah, kita ke Ceko sajalah karena kebetulan memang berbatasan dengan negara Ceko. Tp di gunung ini Grosser Arber namanya, karena termasuk tempat wisata winter, jd kalaupun sedikit, dibantu dengan salju buatan yg disemprot pake mesin gede2. Eehh suprise.. begitu memasuki pegunungannya, mulai terlihat pemandangan cantik yg tertutup salju meski tidak tebal sekali, alhamdulillaah…:)
Singkat cerita niih, hari pertama, kita langsung ke tempat penyewaan alat2 ski dan snowboard, ukur sepatu, tinggi dan berat badan.. Nyewa sehari kumplit 14 euro sajah, plus 35 euro untuk satu hari kursus Ski nya. Berhubung kita bertiga sama sekali belum pernah main Ski, kita daftar kursus dulu, biar ngeh dasar-dasar berseluncurnya. Yang main Snowboard cuma mbak Iya doang, yang lain main Ski.

Ditanya berat badan dan tinggi badan buat menyesuaikan dengan berat sepatu dan tinggi tongkatnya. Saya ikut 2 hari sekolah Ski ini. Sementara Yoga dan Sophie ambil satu hari saja.
Lalu ketemu pelatihnya namanya Milaskov, eehh kaya  nama pemain sepak bola yaa…:) ramah dan suka becanda, sayang ngga sempat foto bareng.
Ternyata oh ternyataaaaa main Ski tak semudah yang saya bayangkaaan… dan menguras tenagaaaa… ditengah2 Salju itu, baju basah sama keringaat saudara-saudaraaa.!!!
Hah..heehh..hooh pokokna mah, kata urang Sunda mah bobolokot kesang laahh..heu..heu…
Si Milaskov ini teh yaaaa,sabar bangeuut sering bantuin saya, dibanding ke siswa lain.. Apa karena saya yg paling berbakat kali yaa…bakat jatooooh maksudnyaaaa hahaa *ketawa miris*
Pas selesai, dia enak ajaaaa megang kepala saya sambil goyang2in gitu kaya ke anak kecil saja sambil bilang “naaa gimana Dewi..?? kamu harus lebih berani lagi yaa”  huuuh kumahaaa…gimaneeee …??!! saya bukan anak-anak woooiii…  *takol pake tongkat Ski*  😀

3 jam berlalu sama dengan belasan jam..*lebaaay* ngga sempat sarapan langsung kursus, jelaslah badan rasanya lemes banget, besok kita ketemu lagi jam 9:30 begitu kata si Milaskov tuh, lalu  dia bilang..”Dewi kamu masih hidup khan dan ngga ada yang patah bukan..?? ayoo semangat..besok makan yang banyak biar ngga lemes!” sambil ngerangkul bahu saya euuhh bebas pisaaaan… kang mas mah pas saya cerita cuma ketawa-ketawa doang halaaaah….bukannya dipelototin tuh si Milas. Kata Sophie mah, ” disangka belum nikah kali Teeeh..” waduuhh itu kalau nganggap belum nikah itu sama dengan menghina, masa sudah sepuh ngga laku-laku…huhuhu…*nyengir sebel*

Pulang ke Hotel, baru berasa pegel banget, ya kaki ya tangan ya badan pula… Bangun tidur apa lagi 😦
Ternyataaa Sophie pun sama jugaa, waktu ketemu pas sarapan pagi.
Ngebayangin itu ya, coba di Indonesia, bisa panggil tukang pijit, bisa sampe ketiduran deh.

Hari ke 2, dibawa langsung ke tempat yang lumayan tinggi..hadooh belum apa-apa sudah deg2an, beneran takut banget saya hari itu, ditambah hari kedua itu berkabut tebal, sampai mata sulit buat melihat,eeehh tapi kata anak-anak, di atas sekali malah cerah dan cantik mataharinya..ko bisa yaa…??? Lanjuut… terus saya disuruh meluncur dari atas..ya Allah..dalam hati saya berdzikir saja, setelanh menimbang-nimbang…berpikir lalu saya memutuskan begini : “Milaskov, saya ngga bisa ikutan ski bareng dengan siswa yang lain, ada dua ibu2 yang jd murid dia itu, dan mereka sudah terlihat luwes mainnya, jauh dibanding saya, Lalu lanjut saya ” kamu terus-terusan ngedampingin saya, sementara mereka juga harus didampingi, saya memperlambat kalian, ya ngga apa-apa saya ikut beberapa saat saja, lalu saya selesai untuk hari ini” Dia sempet nyemangatin lagi sih..”ayoolah Dewi, kamu itu bisa ko..hanya harus mengalahkan rasa takut kamu saja” saya jawab..”nein Danke…saya tidak bisa melanjutkan sampai 2 jam kedepan, Danke sudah sabar melatih saya yaa..” salaman dan say gudbay sama dia dan emak yang lain.

Sambil istirahat, saya memperhatikan anak-anak yang meluncur dengan elegannya..seerrr..seeerrr.. gitu ngga ada takutnya, sementara saya mah ngerem melulu, belum lagi jatoh meluluuuu…udah gitu nih, mau bangunpun susaaaah..dan kalau sudah susah bangun ya ngedeprok gitu aja, dan  akhirnya saya telpon kangmas tercintah..”yaaaank..cintaaaa…tolongin dooong..jatoh niihh di tempat bla-bla.. ngga bisa banguuuun..cepetaaan ..bitteeee !!” dan seperti biasa dijawab “weeesss….weeess…weesss…” 😀

Karena saya sudah hoream alias maleeees dan cape….cape karena jatoh meluluu…, ya udah, buka papannya, kasihin kang mas, lalu jalan melenggang bareng kangmas yang manggul papan ski..:D

” Yaaank…Wie ngga mau lagi aah main ski,  cukuup sekali ini, perosotan aja deh” kata saya sambil jalan seperti robot karena sepatunya yang super berat seperti sapatu si Robocop. reaksi Kangmas..?? biasaaaa ketawa sambil nyelentik idung.

Nürnberg, 310114

20140131-163335.jpg

20140131-164903.jpg

Maen perosotan aja deh lain kali mah..

20140131-165025.jpg

Yoga siap2 meluncur…:)

20140131-164849.jpg

Ini sapatunya…:)

20140131-164824.jpg

Papan dan tongkat ski.

20140131-164912.jpg

Anak-anak kecil sedang belajar Ski, pinter2 lhoo..

20140131-173745.jpg

20140131-173809.jpg

20140131-173844.jpg

20140131-173909.jpg

20140131-173950.jpg

20140131-174045.jpg

20140131-174104.jpg

20140131-174149.jpg

20140131-174129.jpg

20140131-174212.jpg

20140131-174228.jpg

20140131-174253.jpg

20140131-174316.jpg

20140131-174713.jpg

Original und editan ^^

Pernah bilang sama beberapa teman disini, kalau saya mau aplod foto asli dari postingan saya yg judulna “iseng lagi”, tp biar ngga bolak balik liat foto pertama, saya aplod saja dua-duanya.
Seperti biasa, jepretnya pakai HP 😀

*hooooaaay… Ini obat emang top bikin ngantuknya…sambil tutup mulut…hoaaaaay…*

20130207-171419.jpg

20130207-171429.jpg

Iseng lagi

Waktu di rumah sakit, setelah CT scan, periksa darah, dll bete banget nunggu Dokter datang untuk bicarakan hasilnya, mana tangan sebelah pegel krn jarum infus masih setia, terus inet ngga masuk pula, eeiit sabaar….sabaaar… Ngga boleh ngedumel kata kang mas, itung2 uji kesabaran, kalau mau naik haji lanjutnya 🙂 *aamiin…*
nguantuk banget sebetulnya, sudah dini hari ituuuh tapi liat kang mas tercintah jg melek nungguin saya, masa saya merem, ndak solider hehehe
Buka2 kumpulan foto di HP, otak atik pakai apps snapseed, hasilnya lumayan cantik juga, kata saya lhooo 😀
Ini waktu jalan-jalan ke kota Bamberg, 1 jam kurang dari kota Nürnberg.
Voalaaaa… Das ist mein Bild 🙂

20130205-221657.jpg